Selasa, 20 Januari 2009

MAJALENGKA



OBYEK DAN ATRAKSI WISATA

Taman Wisata Longgajati Indah Terletak di Desa Linggajati, 14 km dari kota Kuningan atau 24 km dari kota Cirebon. Taman seluas 11 ha ini dilengkapi berbagai saran rekreasi, antara lain kolam renang (Balong Kagungan) situ/danau dan sumber mata air Cibulakan, Silinggonom, Balong Renteng, Rekreasi Alam dan Kolam Pancing. Tempat istirahat, cottage, villa, hutan wisata, bumi perkemahan, pendopo, kios dan rumah makan begitu juga tempat parkir.


Bangunan Sejarah Linggajati 

Gedung Naskah Linggajati letaknya tidak jauh dari Taman Wisata Linggajati Indah. Di gedung inilah pada tahun 1946-1947 berlangsung perundingan antara pihak Belanda dengan Indonesia, di bawah pengawasan pihak Inggris dari Komisi Tiga Negara. Museum Linggajati menampilkan diorama jalannya perundingan antara Belanda dengan pihak Indonesia. Taman Purbakala Cipari Taman Purbakala Cipari terletak di Desa Cipari, Kemantren Cigugur, 3 km dari kota Kuningan. Di sini kita dapat melihat benda-benda peninggalan sejarah jaman batu sekitar 3.000 tahun yang lalu. Antara lain beliung yang dibuat dari batuan kwarsa dan gelang dari batuan kalsedom, diperkirakan berasal 1.000 tahun sebelum masehi. Cigugur Kolam Ikan Cigugur letaknya di Kelurahan Cigugur, kira-kira 5 menit dari kota Kuningan. Kolam ini merupakan peninggalan para wali waktu menyebarkan Agama Islam di wilayah Kuningan. Kolam tersebut dihuni oleh ratusan kancra putih (ikan dewa) yang dikeramatkan oleh masyarakat setempat.

Cibulan Kolam Renang Cibulan terletak 7 km dari kota Kuningan, di desa Maniskidul, sekitar 100 meter dari jalan raya Cirebon-Kuningan. Pemandian Alam ini dibuat 1935, menempati tanah seluas 5 hektar dam memiliki sarana yang cukup memadai. Darmaloka Balong Keramat Darmaloka seluas 3,25 hektar ini terletak di Desa Darma, sekitar 12 km dari kota Kuningan ke arah selatan (kira-kira 250 meter dari jalan raya Kuningan-Ciamis, melewati Waduk Kancra, terdiri dari beberapa bagian yaitu Balong Ageung, Balong Bangsal, Balong Benteur, Balong Bale Kambang dan Sumber Air Cibinuang.



Waduk Darma 
Waduk Darma jaraknya dari kota Kuningan sekitar 11 km atau 173 km dari Bandung, di tepi jalan raya Kuningan-Ciamis. Rekreasi di sini tempat rekreasi ski air, perahu dayung dan memancing, juga sarana tempat bremain anak-anak.


Sangkanurip
Sangkanurip alami letaknya di Desa Sangkanurip kira-kira 15 menit dari kota Kuningan. Di tempat ini terdapat kolam renang air panas dan dingin, kamar mandi air panas yang dilengkapi kran air dingin, tempat parkir, tempat ganti pakaian, musolla, panggung kesenian, warung/kios, luncuran dari hotel yang dilengkapi dengan air panas dan dingin. Selain obyek-obyek wisata, di Kabupaten Kuningan terdapat berbagai upacara adat seperti seren taun (upacara sehabis panen|), saptonan (lomba ketangkasan naik kuda), cing cowong (upacara minta hujan), sedekah mawar (diselenggarakan berkenaan dengan Maulid Nabi Muhammad) dan sintren suatu pertunjukan kesenian tradisonal yang berbau magis.



KABUPATEN INDRAMAYU 

Kabupaten Indramayu teletak di ujung timur laut Jawa Barat pada posisi 107o52’-108o36’ Bujur Timur dan 6o14’-6o40’ Lintang Selatan. Di sebelah Barat berbatasan dengan Kabupaten Subang, sebelah utara dengan laut Jawa, sebelah timur dengan Kabupaten Cirebon dan Kabupaten Sumedang. Kota Indramayu berjarak 195 km dari Jakarta dan 183 km dari Bandung.



OBYEK DAN TARIK WISATA 

Pantai Tirtamaya 

Terletak di desa Juntil Kendakan, 17 km dari kota Indramayu atau 38 km dari kota Cirebon. Suhu rata-rata berkisar antara 25oC-27oC. Pantai ini dibangun di atas areal seluas 24.360 meter persegi dengan dilengkapi berbagai fasilitas untuk para pengunjung, seperti fasilitas perahu motor, shelter, pelataran parkir, panggung pertunjukan kesenian, tempat bermain anak-anak, mushola dan areal berkemah. 


Pulau Biawak 

Pulau Biawak terletak 26 mil (50 km) di sebelah utara daratan Indramayu. Pulau yang luasnya 200 ha ini memiliki potensi sebagai obyek wisata Bahari, karena di pulau ini terdapat : Taman laut yan gindah dengan ikan hiasnya yang beraneka warna. Ditumbuhi berbagai jenis pohon lindung. Disamping koloni Biawak yang merupakan satwa langka yang merupakan daya tarik sendiri bagi wisatawan. Upacara Adat Ngarot Merupakan upacara tradisional yang yerdapat di desa Lelea. Ngarot dilakukan pada saat petani akan menggarap sawah, yaitu mejelang musim hujan sekitar bulan Oktober sampai Desember, harinya selalu ditetapkan hari Rabu. Ini merupakan kepercayaan masyarakat bahwa pada hari Rabu mempunyai sifat bumi yang cocok untuk mengawali musim tanam.


Upacara Nadran 

Merupakan Upacara kaum nelayan, semacam ungkapan rasa syukur atas limpahan rezeki dari tuhan. Para nelayan daerah Indramayu biasanya melakukan upacara ini sekali setahun, antara bulan Nopember dan Ja nuari. Makanan Khas Indramayu yang mendapatkan julukan Kota Mangga, terkenal pula dengan kota pantai yang menghasilkan Kerupuk dan Terasi yang terkenal mamiliki rasa lezat. Emping Tike juga merupakan makanan khas yang kesohor dari kota ini. Emping ini memang dibuat dari tike (umbi) sejenis rumput yang hanya tumbuh di daerah pesisir Indramayu. Bentuknya mirip Emping Melinjo/Tangkil, tetapi emping tike memiliki rasa yang lebih renyah dan lebih gurih. Makana kecil ini sangat cocok dihidangkan untuk menemani minum teh di sore hari. Selain itu Indramayu juga mamiliki banyak makanan tradisional yang oleh penduduk setempat disebut “panganan” seperti: Nasi Lengko, Doclang, Rumbah, Serabi, Tapel, Klepon, Cikak, Koci (Poci), Lara Gudig dan lain-lain. Kerajinan Kabupaten Indramayu menghasilkan barang-barang kerajinan tangan yang cukup pantas sebagai cinderamata wisatawan, beberapa diantaranya baru diproduksi dalam jumlah terbatas, misalnya topeng dari desa Gadingan, tikar pandan dari desa Juntinyuat, seta tembikardari desa Anjun dan Parean. Desa Kertasemaya dan Desa Tambi terkenal sebagai penghasil kerajinan tas, ikat pinggang dan lain-lain, yang dibuat dari kulit ular. Kecamatan Haurgeulis, 60 km dari kota Indramayu terkeanal sebagai pusat kerajinan bulu domba. Cinderamata yang paling terkenal dari Kabupaten Indramayu ialah batik tulis Dermayon yang mempunyai sekitar 45 corak banyak dibuat oleh penduduk di lima desa, yaitu Paoman, Pabean, Udik, Babadan Panganjang dan terusan.

KABUPATEN MAJALENGKA
Kabupaten Daerah Tingkat II Majalengka sendiri terletak antara 108o-109o Bujur Timur dan 6o-7o Lintang Selatan, dengan luas wilayah 120.424 hektar, atau sekitar 2,70% dari luas wilayah propinsi Jawa Barat. Jarak terjauh wilayah Kabupaten ini yang membentang dari utara ke selatan sepanjang 52 km dan jarak terdekatnya dari barat sampai ke timur 42 km. Di sebelah utara berbatasan dengan Kabupaten Indramayu, sebelah selatan dengan Kabupaten Ciamis, sebelah barat dengan Kabupaten Sumedung dan di sebelah timur dengan wilayah Kabupaten Cirebon dan Kuningan.
Jarak Majalengka ke ibukota Propinsi, Bandung, sekitar 92 km; sedangkan ke Jakarta, ibukota negara, sejauh 300 km, dan ke Cirebon sekitar 50 km.


OBYEK DAN DAYA TARIK WISATA

Kolam Renang Sang Raja
Letaknya 1,5 km dari kota Majalengka, merupakan kolam renang yang selalu menyajikan seni tangkas domba pada setiap awal bulan.

Situ Sanghian
Letaknya 6 km dari kota Majalengka, merupakan tempat yang cocok untuk wisata sejarah, karena di tempat ini banyak makam peningalan masa lalu.

Kecamatan Talaga
Merupakan tempat yang cocok untuk wisata sejarah, karena di tempat ini di himpun benda-benda kuno dari Talaga (dulu ibukota kerajaan Hindu) abad ke 13. Letaknya 500 meter dari pasar Talaga (antara Jl. Talaga Kuningan). Makanan khas daerah Majalengka terkenal karena kecap.
Makanan Khas Daerah
Majalengka terkenal karena kecap.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

kebun raya bogor

kebun raya bogor